Kamis, 03 Maret 2016

PENGERTIAN MODEM, JENIS-JENIS MODEM, KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM

Didunia Teknologi Informasi kita tidak akan pernah lepas untuk membahas yang namanya komputer lalu jika mau mempersempit ruang lingkupnya salah satu yang melekat didunia komputer adalah “Jaringan” atau “Networking”. Dan pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas salah satu alat yang digunakan jika komputer anda ingin terhubung dengan Jaringan atau networking baik local area maupun internet yaitu MODEM.


Modem sendiri sebenarnya merupakan sebuah singkatan dari dua kata yaitu kata MOdulator dan kata DEModulator. Modulator sendiri adalah sebuah bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa atau bisa disebut dengan Carrier yang sudah siap untuk dikirimkan. Sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (berisi data atau pesan) yang dibawa oleh sinyal pembawa atau Carrier tadi agar informasi bisa diterima dengan baik.

So, kalau kita artikan dari pengertian dua kata diatas, maka modem bisa diartikan sebagai alat komunikasi dua arah.

Jenis-jenis Modem itu sendiri :

Modem dengan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line)
Modem ini memungkinkan anda untuk menggunakan internet dan telepon analog secara bersama-sama. Untuk menggunakan modem ini sangatlah mudah anda hanya perlu menggunakan sebuah alat yang bernama “Splitter” atau pembagi line. Dengan menggunakan Splitter anda bisa menerima dan menelepon tanpa harus mematikan koneksi internet anda.



Pengertian Modem dan Jenis-jenisnya


Modem ADSL umumnya memiliki 3 tipe koneksi ke komputer :

  • USB (Universal Serial Bus)
  • Ethernet/LAN Port
  • Seiring dengan perkembangannya, modem ADSL juga ada yang menggabungkan dengan fitur Wireless yang bisa didistribusikan langsung ke perangkat yang memiliki fitur wireless juga. Seperti laptop.

Modem GSM atau CDMA
Modem ini hanya support terhadap jaringan bertipe GPRS/EDGE dan 3G/HSDPA yang merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh operator selular.


Pengertian modem dan jenis-jenisnya


Modem GSM/CDMA biasanya menggunakan koneksi untuk terhubung ke perangkat, PC, atau laptop. Salah satu kelemahan modem ini yang saya rasakan juga adalah seringnya mengalami “down” sinyal sehingga membuat koneksi internet menjadi lambat. Sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan memasang tambahan antena eksternal untuk memperkuat sinyal modem itu sendiri. Bisanya antena eksternal menggunakan konektor induksi atau memakai Pigtail semua tergantung dari jenis modemnya.

Modem VSAT / Satelit


Pengertian modem dan jenis-jenisnya


VSAT merupakan singkatan dari Very Small Aperture Terminal. VSAT adalah sebuah stasiun yang menerima sinyal dari satelit yang memiliki antena berbentuk seperti sebuah piring. VSAT memiliki fungsi untuk menerima dan mengirim sinyal yang berupa data ke satelit yang ada di atas bumi. Lalu diteruskan kembali oleh satelit yang mengirimkan sinyal atau data ke segala sudut penjuru dunia.

Modem Kabel


Pengertian modem dan jenis-jenisnya


Modem kabel adalah modem yang menggunakan saluran TV kabel untuk koneksi internetnya. Sedangkan kabel yang digunakan bisanya bertipe coaxial.

LAN Card / NIC (Network Interface Card)
NIC adalah expansion board yang digunakan dapat terhubung dengan jaringan. Pada umumnya dibuat untuk jaringan dan protokol tertentu. Bisa disebut juga dengan LAN (Local Area Network Card).


Pengertian modem dan jenis-jenisnya


Berdasarkan jumlah portnya dibagi menjadi 2 :
  • Single Port Lan Card
  • Multi port Lan Card
Networking atau jaringan memang tidak bisa lepas jika kita membahas dunia teknologi informasi. Karena saya rasa jika komputer tidak terhubung pada jaringan entah local maupun internet, maka manfaatnya akan sangat berkurang. 

Kiranya seperti itu yang bisa saya bahas dan bagikan tentang pengertian modem dan jenis-jenisnya. Saya sangat senang jika anda bisa meluangkan waktu sejenak untuk memberikan komentar anda apapun itu.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM INTERNAL
Kelebihannya :
- Lebih hemat tempat.
- Dari segi harga lebih ekonomis.
- Tidak membutuhkan adaptor, karena telah terpasang di dalam CPU.
-Sistem terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurang rapi.
Kelemahannya :
- Tidak adanya indikator sebagaimana yang bisa ditemui pada modem eksternal. Akibatnya agak sulit untuk memantau status modem (walaupun bisa dilakukan lewat software).
- Tidak menggunakan sumber tegangan sendiri hingga harus dicatu dari power supply pada CPU.
- Dapat menambah suhu dalam kotak CPU. Karena adanya pengaruh Panas dari komponen - komponen dalam rangkaian modem internal.
 

Selasa, 01 Maret 2016

MACAM-MACAM HARDWARE BESERTA FUNGSINYA

Perangkat keras (hardware) komputer dan fungsinya- Secara umum perangkat komputer terbagi menjadi 3 bagian yaitu Hardware ,software dan brainware. Perangkat keras (hardware) komputer adalah alat-alat dari komputer yang dapat dilihat, disentuh atau berwujud/berbentuk untuk mendukung kinerja dari computer itu sendiri. 

Perangkat lunak (software) komputer adalah sekumpulan data elektronik yg disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yg disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yg akan menjalankan suatu perintah.

Melalui software inilah suatu computer dapat menjalankan suatu perintah, sedangkan brainware adalah orang/manusia yg menjalankan atau menggunakan komputer tersebut. Untuk pembahasan kali ini, kita akan membahas mengenai perangkat keras (hardware) komputer beserta fungsinya, tanpa lama lagi yuk kita langsung bahas saja.

4 Kategori Dari Perangkat Keras (hardware) Komputer

Sebagaimana kita tau perangkat keras (hardware) komputer itu banyak macamnya. Agar mempermudah kita dalam memahaminya maka kita bagi ke dalam 4 kategori yaitu:
  1. Input Device : Alat input / masukan
  2. Process Device : Alat yang menjalankan proses sistem computer
  3. Output Device : Alat output / keluaran, menghubungkan sistem keluar
  4. Storage Device : Alat untuk menyimpan

Untuk memperjelas kategori–kategori tersebut serta perangkat keras mana saja yg termasuk dalam setiap kategori berikut penjelasannya:

1. Input Device

Input device adalah unit yg fungsinya sebagai media untk memasukkan data dari luar kedalam suatu memori dan processor untk diolah guna menghasilkan informasi yg diperlukan. Input devices yg umumnya digunakan pada computer (PC) adalah Keyboard, mouse, joystick, touch pad, scanner dan lain-lain.
  • Keyboard fungsinya memasukkan huruf, angka, karakter khusus, serta sebagai media bagi user (pengguna) untk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file, membuka file, dan perintah lainnya. 
    keyboard
  • Mouse fungsinya untuk memindahkan pointer atau kursor secara cepat serta menjalankan peritah klik kiri dan kanan.
    mouse
  • Touch pad fungsinya yg sama dengan mouse namun memiliki bentuk yg berbeda yaitu berupa bantalan sensitif terhadap sentuhan, biasanya ada di laptop.
  • Joystick fungsinya untuk mengatur gerak suatu objek dalam komputer dengan menekan tombol – tombol yang ada pada perangkat, biasanya di gunakan untk bermain games pada komputer.
    joystick










  • Scenner fungsinya sama seperti mesin fotocopy hanya saja berbeda hasilnya jika mesin fotocopy dapat dilihat di kertas sedangkan scenner dapat dilihat di layar monitor.
    scanner
  • 2. Process Device

    Unit ini fungsinya untuk mengolah data yang sudah di masukkan melalui perangkat keras masukan. Berikut akan dijelaskan satu persatu yang termasuk dalam perangkat-perangkat pemrosesan.
    • Power supply (PSU) berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke seluruh perangkat keras komputer.
      power supply
    • Motherboard fungsinya menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah computer , artinya mobo di sini mengemban tugas untk menghubungkan bahasa kode antar perangkat keras agar dapat disinergikan menjadi sebuah aktivitas kerja perangkat komputer.
      motherboard
    • Prosesor fungsinya mengeksekusi perhitungan kompleks yang memungkinkan computer untk bisa digunakan menjalankan program-program komputer, menjelajah internet, memutar lagu, dan menjalankan sistem operasi Anda.
      prosessor
    • RAM (Random Access Memory) fungsinya sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi.
      RAM
    • Vga card (kartu grafis) fungsinya adalah untuk mengubah atau menerjemahkan sinyal digital dari komputer ke monitor untk menampilkan grafis atau menciptakan tampilan-tampilan pada layar monitor.
      VGA Card

    3. Output Device

    Output device adalah perangkat-perangkat komputer untuk menampilkan hasil akhir dari pengolahan yang dilakukan oleh CPU. Perangkat ini merupakan alat yg sangat penting peranannya bagi pengguna komputer karena akan memberikan hasil yg di inginkan dan dapat berbentuk pada sebuah media contohnya kertas. Berikut ini beberapa perangkat yg termasuk dalam output device.
    • Monitor fungsinya menampilkan dua data atau informasi dalam bentuk teks atau grafik.
      monitor
    • Printer fungsinya untuk mencetak informasi yg dihasilkan oleh komputer pada media kertas.
      printer
    • Speaker adalah unit keluaran yg menghasilkan suara.

    4. Storage Device

    Storage atau biasa juga disebut memory adalah suatu tempat penyimpanan atau penampung data dan program. Contohnya seperti hardisk, fleshdisk, cd dan lainnya yg fungsinya sebagai media penyimpanan data.

    fleshdisk


    Itulah penjelasan singkat mengenai perangkat keras (hardware) komputer , semoga bermanfaat.

    Sabtu, 06 Februari 2016

    tugas TK02 Cara membuat CD master windows

    Membuat Installer Windows yang bootable tidaklah sembarangan. Jika anda berusaha mengcopy isi file Windows dari CD/DVD aslinya ke dalam Hardisk lalu mencoba membakarnya kembali, maka CD/DVD Windows yang baru dibuat tersebut dipastikan tidak akan bisa melakukan booting setup ketika dipakai untuk menginstall ulang komputer.
    Nah khusus bagi anda yang ingin menjadikan file installer Windows yang ada di hardisk agar dapat melakukan booting ketika dibakar ulang kemedia seperti CD/DVD, maka cara benar yang perlu dilakukan ialah seperti dibawah ini.
    Membuat ISO File dari Instlaler Windows Yang Ada di Hardisk
    Jika anda sudah memiliki backup installer (master) Windows di hardisk, maka convert dulu folder beserta semua filenya menjadi ISO Image dengan cara seperti berikut.
    Step 1: Download Windows Bootable Image Creator sebagai aplikasi untuk membuat ISO Image Windows.
    Windows Bootable Image Creator (WBI Creator) adalah aplikasi portable yang dapat dijalankan tanpa perlu di install. Selain itu aplikasi ini juga support untuk dipakai membuat ISO Image Windows XP, Vista, 7, dan Windows 8 (8.1).
    Step 2: Setelah WBI Creator terdownload, silahkan jalankan aplikasinya.
    Step 3: Pada aplikasi WBI Creator, atur beberapa elemen seperti gambar dibawah.
    • Select OS Type: Tentukan jenis Windows yang ingin dibuatkan file ISO nya, apakah Windows 8, 7 Vista, XP. Disini penulis contohkan saja Windows 8 yah
    • CD/DVD Label: Beri nama label sesuai dengan keinginan, misalnya Windows 8 Pro.
    • Setup Location: Tentukan lokasi folder tempat penyimpanan installer Windows yang ada di hardisk
    • Output Path: Tentukan lokasi dimana file ISO yang dihasilkan nantinya disimpan.
    Step 4: Setelah mengatur bagian-bagian yang diperlukan, silahkan klik tombol “Go >”.
    Step 5: Tunggu hingga prosesnya selesai.
    Membuat CD/DVD Bootable Windows
    Untuk membuat CD/DVD Windows yang bootable, cukup bakar (burning) saja file ISO Image yang telah dibuat dengan menggunakan aplikasi Nero, Ultra ISO, Power ISO ataupun aplikasi sejenisnya.
    Selain itu jika anda mau, melalui file ISO Image tersebut anda juga dapat Membuat Bootable Installer Windows via Flashdisk.